KAUR, BENGKULU — liputan99.co.id – Camat Kinal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Janhar Sudianto, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas kinerja Aprin Taskan Yanto, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), yang dinilai aktif dan konsisten membantu masyarakat dalam menangani berbagai persoalan sosial.
Apresiasi tersebut disampaikan pada Kamis (15/10/2026). Menurut Janhar, dedikasi Aprin Taskan Yanto dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang menghadapi persoalan sosial dan keterbatasan ekonomi, merupakan bentuk pengabdian yang patut diapresiasi. Bahkan, pola pelayanan yang dilakukan dinilainya layak disebut sebagai sebuah inovasi nasional dalam pelayanan sosial.
“Kami selaku Pemerintah Kecamatan Kinal sangat mengapresiasi kinerja PPPK Kementerian Sosial RI, Bapak Aprin Taskan Yanto. Menurut penilaian kami, beliau luar biasa dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial, bukan hanya di wilayah Kecamatan Kinal, tetapi juga dalam lingkup Kabupaten Kaur,” ujar Janhar.
Ia menjelaskan, Aprin dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. Salah satu upaya yang mendapat perhatian ialah kegigihannya mencari terobosan agar warga kurang mampu dapat memperoleh program bantuan bedah rumah.
Menurut Janhar, upaya tersebut sangat membantu pemerintah kecamatan sekaligus meringankan beban masyarakat miskin yang membutuhkan hunian lebih layak.
Tidak hanya itu, kepedulian Aprin juga terlihat dalam pendampingan terhadap warga kurang mampu yang mengalami sakit. Ia disebut turut membantu pengurusan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi warga yang belum memilikinya, sekaligus mengupayakan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama menjalani perawatan di rumah sakit.
“Bagi kami, langkah-langkah seperti ini sangat berarti. Beliau tidak hanya melihat persoalan masyarakat, tetapi juga berupaya mencari jalan keluar agar warga yang membutuhkan bisa mendapatkan pelayanan dan bantuan yang semestinya,” ungkapnya.
Pendampingan ODGJ Dinilai Melampaui Pelayanan Administratif
Janhar juga menyoroti kepedulian Aprin Taskan Yanto terhadap masyarakat yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Menurutnya, pendampingan yang dilakukan tidak berhenti pada pengurusan administrasi, tetapi mencakup proses pelayanan yang berkelanjutan.
Pendampingan tersebut, sebagaimana disampaikan Janhar, meliputi persiapan administrasi untuk kebutuhan pengobatan, membantu mengantarkan pasien ke rumah sakit jiwa (RSJ), hingga menjemput pasien ketika telah selesai menjalani perawatan dan dinyatakan dapat kembali ke lingkungan masyarakat.
Bahkan, perhatian itu disebut berlanjut setelah pasien kembali ke rumah, yakni dengan memastikan pasien tetap mengonsumsi obat sesuai jadwal, termasuk pada pagi dan sore hari.
“Perhatian beliau terhadap masyarakat yang mengalami gangguan jiwa ini menurut pandangan kami luar biasa. Mulai dari mempersiapkan administrasi pengobatan, mengantar ke RSJ, menjemput setelah selesai menjalani perawatan, sampai memastikan pasien minum obat secara teratur setiap pagi dan sore,” jelas Janhar.
Ia menilai, bentuk pendampingan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan sosial membutuhkan kepedulian, kesabaran, serta komitmen yang berkelanjutan. Penanganan persoalan sosial, menurutnya, tidak cukup hanya melalui urusan administrasi, tetapi juga memerlukan perhatian terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Atas dasar itulah kami menilai pola kerja Bapak Aprin Taskan Yanto layak disebut sebagai inovasi nasional dalam pelayanan sosial. Sebab, perhatian yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Bangun Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
Selain memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat, Aprin juga dinilai mampu membangun komunikasi dan menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah kabupaten maupun unsur swasta, guna mendorong penyelesaian persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Janhar menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pelayanan sosial. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai persoalan yang tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja diharapkan dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Kami melihat beliau mampu menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, baik pemerintah kabupaten maupun pihak swasta. Hal ini penting agar persoalan sosial yang ada dapat ditangani melalui kerja sama dan koordinasi yang baik,” katanya.
Atas berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kecamatan Kinal menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Aprin Taskan Yanto atas perhatian serta kontribusinya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Janhar berharap, semangat pengabdian dan kepedulian sosial seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi peningkatan kualitas pelayanan sosial di daerah, khususnya bagi masyarakat yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan pendampingan.
“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, khususnya kepada Bapak Aprin Taskan Yanto, atas kepedulian dan upayanya membantu masyarakat. Semoga pelayanan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tutup Janhar.
Redaksi









