GOWA, LIPUTAN99 CO.ID| –Fenomena kabut asap tebal menyelimuti aliran Sungai Jeneberang dan kawasan Jembatan Kembar, Kabupaten Gowa, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat jarak pandang menipis dan memicu keluhan warga.

Pantauan di lokasi Selasa (13/10/2026),Sekitar pukul 11.00 lapisan asap keputihan menggantung rendah di atas permukaan sungai yang dipenuhi enceng gondok. Warga sekitar mengeluhkan mata perih dan batuk ringan, terutama pagi dan sore.

“Dugaan kami ini asap kiriman dari Kalimantan, anginnya dari barat dan sudah beberapa hari tidak hilang. Baunya menyengat seperti kayu terbakar,” ujar warga di sekitar Jembatan Jeneberang.

BMKG Wilayah IV Makassar membenarkan adanya penurunan kualitas udara di Makassar, Maros, dan Gowa dalam sepekan terakhir.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Asriani Idrus, pada 3 Oktober 2026 menjelaskan, berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi Maros, konsentrasi PM2.5 masuk kategori kurang sehat hingga tidak sehat. Citra satelit Himawari pada 7 Oktober 2026 juga menunjukkan sebaran asap di wilayah Sulawesi.

“Analisis kami ada kontribusi asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari Kalimantan yang terbawa angin. Namun sumber lokal seperti pembakaran terbuka dan cerobong industri juga berpengaruh,” jelas BMKG.

Data terbaru hari ini, Selasa (13/10), kualitas udara Gowa tercatat AQI 152 (Tidak Sehat) dengan polutan utama PM2.5 dan kondisi cuaca Haze / Berkabut Asap pada suhu 34°C. a862

BMKG juga mencatat pada 10 Oktober 2026, kualitas udara Makassar-Maros-Gowa berpotensi tidak sehat hingga 13 Oktober, terutama pagi hingga menjelang siang.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bahkan menyiapkan edaran wajib masker bagi warga yang beraktivitas lama di luar ruangan menyusul kondisi ini.

BPBD Kota Makassar mengimbau warga:
1. Gunakan masker saat di luar ruangan
2. Kurangi aktivitas di tepi sungai pada pagi hari
3. Jangan melakukan pembakaran terbuka
4. Perbanyak minum air putih dan pantau info resmi BMKG

DLH Gowa dan BMKG Wilayah IV Makassar hingga kini masih melakukan pemantauan kualitas udara lanjutan di sekitar Sungai Jeneberang.

Lokasi: Jembatan kembar sungai Jeneberang, Kab. Gowa

(Kamal)