LUWU, SULSEL, Liputan99.co.id – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Pemerintah Kecamatan Bua menggelar Sosialisasi Desa Persiapan Labokke di Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 10.35–11.30 WITA.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Luwu, yakni:
1. Johan Daido – Staf Ahli Bupati Luwu.
2. Ahyar Kasim – Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Luwu.
3. Awabin – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Luwu.
4. Jakashadly, S.E. – Camat Bua/Pj. Kepala Desa Persiapan Labokke.
Turut hadir perangkat desa induk Desa Puty, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan masyarakat calon Desa Persiapan Labokke.
Dalam pemaparannya, Asisten I Pemerintahan Ahyar Kasim menjelaskan bahwa pembentukan Desa Persiapan Labokke merupakan amanah dari UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Desa Persiapan wajib melalui masa evaluasi 1 hingga 3 tahun sebelum ditetapkan menjadi Desa Definitif melalui Peraturan Daerah.
“Persiapan pemerintahan ini harus matang. Mulai dari penataan batas wilayah, penataan administrasi kependudukan, pembentukan kelembagaan, hingga kesiapan kantor dan aparat. Jangan sampai sudah dimekarkan tapi pelayanan tidak jalan,” tegas Ahyar Kasim.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Luwu, Awabin, menekankan pentingnya data yang valid. Menurutnya, Desa Persiapan Labokke harus memiliki data dasar yang jelas terkait jumlah penduduk, luas wilayah, potensi desa, dan aset desa yang akan dibagi dengan desa induk.
Staf Ahli Bupati, Johan Daido, dalam arahannya menyampaikan dukungan penuh Pemkab Luwu terhadap pemekaran ini sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan percepatan pembangunan.
“Atas nama Bupati Luwu, kami mendukung penuh. Pemekaran adalah untuk mendekatkan pelayanan. Kami harap Pj. Kades dan tokoh masyarakat kompak,” ujar Johan Daido.
Sebagai Pj. Kepala Desa Persiapan Labokke, Camat Bua Jakashadly, S.E., menyampaikan terima kasih atas kehadiran pejabat Pemkab. Ia berkomitmen untuk segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi sesuai petunjuk DPMD.
“Kami akan segera bentuk struktur sementara, siapkan sekretariat dan lakukan pendataan. Mohon bimbingan DPMD dan Asisten I,” kata Jakashadly, S.E.
Kegiatan yang dipantau langsung oleh tim investigasi Liputan99 ini berlangsung tertib dan antusias. Warga menyambut baik rencana pemekaran tersebut dan berharap Desa Persiapan Labokke segera menjadi definitif.
Lp: Baharuddin







