Pinggir , Bengkalis –Liputan99.co.id Wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan bantaran sungai kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Bengkalis. Melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud), Polres Bengkalis menggelar Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) di wilayah terpencil.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 08 Oktober 2026, bertempat di bantaran Sungai Sam-Sam, Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Lokasi ini dipilih karena merupakan salah satu kawasan pemukiman warga yang berada di bantaran sungai dan membutuhkan perhatian lebih.

Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Polairud Polres Bengkalis AKP Daniel Selamat Nainggolan, S.I.P. menjelaskan bahwa Program JALUR adalah program terobosan dari Ditpolairud Polda Riau yang diimplementasikan hingga ke jajaran Polres.

Program ini mengintegrasikan empat kegiatan kemanusiaan sekaligus, yaitu Sambang Nusa, Klinik Terapung, Kapal Baca, dan Bersih Pantai/Sungai.

“Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan di darat, tetapi juga di perairan dan bantaran sungai. Melalui JALUR, kami hadir membawa bantuan, pelayanan kesehatan, dan edukasi,” ujar AKP Daniel di lokasi kegiatan.

*Sasar 20 Warga Kurang Mampu dan Anak-Anak Bantaran Sungai*

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 orang yang terdiri dari masyarakat kurang mampu dan anak-anak yang tinggal di bantaran Sungai Sam-Sam menjadi sasaran utama kegiatan sosial.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kegiatan Sambang Nusa, yaitu menyambangi rumah-rumah warga di bantaran sungai untuk bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan paket sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat.

Selanjutnya, untuk generasi penerus, Satpolairud menghadirkan program Kapal Baca. Anak-anak di Desa Pangkalan Libut diberikan buku-buku bacaan baru dan diberikan motivasi serta edukasi tentang pentingnya gemar membaca sejak dini.

“Kami ingin anak-anak di sini semangat belajar. Walaupun tinggal di bantaran sungai, semangat untuk menimba ilmu dan wawasan harus tetap tinggi. Membaca adalah jendela dunia,” tambah Kasat.

*Klinik Terapung dan Gotong Royong Bersih Sungai*

Tidak hanya bantuan sembako dan buku, Satpolairud Polres Bengkalis juga menggandeng Dinas Kesehatan Kecamatan Pinggir untuk melaksanakan Klinik Terapung. Warga diberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan umum, serta pembagian vitamin.

Petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), terutama pentingnya menjaga kebersihan air sungai yang menjadi sumber kehidupan mereka.

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ditutup dengan aksi gotong royong bersih-bersih bantaran Sungai Sam-Sam. Personel Satpolairud bersama Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Libut, perangkat desa, dan masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan sampah yang menumpuk di tepi sungai.

“Kegiatan bersih-bersih ini kami harapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Sungai Sam-Sam harus kita jaga bersama agar tetap bersih dan lestari,” tegas AKP Daniel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel Satpolairud Polres Bengkalis, Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Libut, tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kecamatan Pinggir, Kepala Dusun dan perangkat Desa Pangkalan Libut, serta masyarakat dan anak-anak setempat.

Seluruh rangkaian kegiatan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) di Desa Pangkalan Libut berakhir sekira pukul 11.30 WIB. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, kondusif, dan penuh keakraban antara Polri dan masyarakat.

 

Tina H.

*Sumber: Humas Polres Bengkalis*
*Polisi Bersama Masyarakat, Polres Bengkalis Hadir.*