MAROS, SUL-SEL. Liputan99.co.id — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema hingga ke pelosok Kabupaten Maros. LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Maros bersama masyarakat menggelar rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan di Dusun Tangaparang, Desa Botolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua LSM GMBI Distrik Maros, Syamsul Bahri, S.M., bersama jajaran anggota GMBI. Kehadiran organisasi masyarakat di wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan sekaligus menghadirkan semangat kemerdekaan di tengah masyarakat yang berada jauh dari pusat perkotaan.

Peringatan HUT ke-81 RI turut dihadiri anak-anak dan generasi muda, Karang Taruna, Ketua RT, serta masyarakat Dusun Tangaparang.

Upacara Pengibaran Merah Putih

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih. Masyarakat mengikuti prosesi dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia menjadi negara merdeka.

Bagi masyarakat Dusun Tangaparang, momentum tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Peringatan kemerdekaan menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, sekaligus mempererat hubungan antara generasi muda, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Jalan Sehat Bersama Masyarakat

Usai pelaksanaan upacara pengibaran bendera, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat bersama masyarakat Dusun Tangaparang.

Anggota GMBI, pemuda, Karang Taruna, Ketua RT dan masyarakat berjalan bersama dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi serta membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Ketua LSM GMBI Distrik Maros, Syamsul Bahri, S.M., menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Menurutnya, wilayah yang berada di pelosok tetap memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan Indonesia.

“Semangat kemerdekaan harus hadir di seluruh pelosok negeri. Kita ingin masyarakat, khususnya generasi muda, terus menanamkan rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong,” ujar Syamsul Bahri.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Dusun Tangaparang, Karang Taruna, Ketua RT, para pemuda serta anggota GMBI yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dari Tangaparang untuk Indonesia

Kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Dusun Tangaparang menjadi gambaran bahwa semangat Merah Putih tidak mengenal batas wilayah.

Dari pelosok Desa Botolempangan, masyarakat menunjukkan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang menjaga persatuan, membangun kepedulian dan memperkuat kebersamaan.

Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh di tengah generasi muda agar nilai-nilai perjuangan para pahlawan tetap hidup dan menjadi fondasi dalam membangun Indonesia yang lebih maju, bersatu dan berkeadilan.

Dari Dusun Tangaparang, Maros, Merah Putih berkibar. Dari pelosok negeri, semangat Indonesia terus menyala.