MAKASSAR,LIPUTAN99.CO.ID| – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (APPI) Sulawesi Selatan, *Muh Ali Sakti*, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa penyerangan kelompok bermotor di Biringkanaya, Kota Makassar, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu korban kritis.

“Kami dari DPW APPI Sulsel, Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia, sangat menyayangkan kejadian tersebut dan memberikan duka yang sangat mendalam kepada keluarga korban. Tidak boleh lagi ada nyawa melayang akibat aksi brutal kelompok bermotor di Makassar,” tegas Muh Ali Sakti, Senin (6/10/2026).

Ia menilai kejadian yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Sudiang, pada Minggu dini hari 4 Oktober 2026 itu telah meresahkan masyarakat dan mencederai rasa aman warga.

Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kasus ini agar diusut tuntas secara transparan.

“Kami di APPI Sulsel meminta kepada Kapolda Sulsel, Kapolrestabes Makassar, dan jajaran untuk tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tapi juga membongkar jaringannya. Siapa yang mengorganisir, siapa yang merekrut, siapa yang menyediakan sarana. Bongkar sampai ke akar,” ujarnya.

Muh Ali Sakti yang didampingi Sekretaris DPW APPI Sulsel Kamaluddin juga mengingatkan pentingnya langkah pencegahan.

“Patroli harus diperkuat di jam rawan 01.00 sampai 04.00 WITA. Pemetaan kelompok bermotor harus dilakukan. Makassar tidak boleh kalah dengan geng motor,” tambahnya.

DPW APPI Sulsel menegaskan akan terus mengawal kasus ini melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang, serta mengajak seluruh media anggota APPI untuk tidak memberikan ruang glorifikasi terhadap aksi geng motor.

“Kami berdiri bersama keluarga korban. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan. Untuk korban yang masih kritis, kami doakan segera pulih,” tutup Muh Ali Sakti.

(K)